17.7.10

dead or alive

gua sering liat orang-orang yang hopeless sama kehidupannya, pengen mati, dan biasanya tweet nya jadi menyemenye gidude. Tapi kenapa mereka harus kayak gitu? Kenapa mereka pengen mati? Apa alasannya? Apa karena terlalu banyak cobaan di hidup mereka? Helloooo, Allah gak akan pernah ngasih cobaan melebihi kemampuan manusia. Dan pasti ada orang yang lebih banyak dapet cobaan dibanding mereka.

Emangnya apa sih yang suka bikin remaja normal pengen mati? Pasti ga jauh-jauh dari fvcking lovelife, atau karena orang tua yang suka marah2 terus yg bikin kita ngerasa di anak tiriin, atau mungkin karena dijauhin temen. Kalo udah gitu, kita bakal ngerasa useless dan buat apa hidup. Emang lebay sih. Tapi ya emang gitu adanya.

Kita bakal ngerasa ga ada yang sayang sama kita, ga ada yang peduli. Kita bakal mikir, mendingan mati aja. ENAK AJA LO! Dipikir-pikir dulu deh. Ga mungkin ga ada yang sayang sama kita. Orang tua pasti sayang sama kita. Orang tua mana yang ga sayang sama anaknya. Oke pengecualian sama orang tua bejat ga bener yang kayak di berita2. Mungkin mereka marah2 terus karena lagi banyak pikiran. Atau soal fvcking lovelife. Cewek/ cowok ga cuma 1 cuuuuuy. Cari yang lain aja.Soal dijauhin temen2, cari tau salah kita apa, terus perbaikin salah kita. Kalo kalian bilang 'ngomong aja emang gampang, ngelakuinnya yang susah!' iya itu emang bener. Tapi yang penting cara penyelesaian yang lain itu sebenernya ADA ga harus dengan cara 'mati'.


because dead is easy. Tinggal mati aja kan gampang. Tapi apa kalian ga mikir, gimana nasib orang2 yang kita tinggal? Mereka lebih susah lho daripada kita yang cuma tinggal mati doang. Because still alive without people that we love is hard. don't be selfish to kill yourself.


Tapi 'pengen mati' sama 'gatau hidup untuk apa' itu beda. Orang yang 'pengen mati' itu cuma orang2 berpikiran dangkal dan egois yang udah males hidup dan gak bersyukur sama hidup yang udah dikasih sama Allah. Cuma karena satu masalah sepele, mereka langsung mau mengakhiri seluruhnya, semuanya, mereka gamau repot.

Beda sama orang yang 'gatau hidup untuk apa'. biasanya mereka adalah orang2 yang sebatang kara. Ga punya orang tua, atau karena ga punya orang tua yang sayang sama mereka, ga punya sahabat, ga punya temen, atau karena kehilangan orang yang bener2 berarti buat mereka. Itu yang bikin mereka nge-down bgt dan gatau lagi hidup untuk apa. Biasanya mereka bakal lebih menutup diri dari orang2. Kalo udah kayak gini orang yang suka ikut campur urusan orang lain emang dibutuhin buat masuk ke kehidupan 'orang2-yang-gatau-hidup-untuk-apa' ini, untuk ngasih tau mereka kalo masih banyak alasan untuk mereka hidup, bahwa masih ada yang bisa diperjuangin dalam hidup mereka.

So, don't think if you are dies, everyone will be happy. Jangan pesimis! Karena nyatanya di dunia ini pasti masih ada yang sayang sama kamu. And you'll broke their heart, their life, if you kill yourself. Ya kayak yang gua bilang tadi, because dead is easy, and still alive without people that you love is hard.

sebenernya gua nge-post ini gara2 baca novel 'let go' nya Windhy Puspitadewi. Jadi maaf ya kalo ide post ini gua ambil dari novel itu he he.

Okay, cukup bacotnya he he. Dan maaf kalo postingan gua ga jelas.

Keep alive guys! ;p

No comments:

Post a Comment